Bisik-bisik JNE Gunakan Hotman Paris sebagai Pengacara

SintesaNews.com – Seorang ibu paruh baya keturunan Tionghoa duduk terpisah dari para pewarta dalam konferensi pers JNE yang diwakili oleh Hotman Paris di Jetski Cafe Pantai Mutiara Pluit, Jakarta, Rabu (16/12).

“Ini kan jadi merugikan kita, mitra JNE kalau ada berita seperti ini,” ujar sang ibu pada rekannya.

Kemarin Hotman Paris pengacara para konglomerat, melakukan konferensi pers terkait isu tidak sedap terhadap JNE yang dituduh berafiliasi dengan pendukung Islam garis keras dan teroris.

“Ada gak yang bisa membuktikan bahwa pemilik JNE ada hubungannya dengan teroris. Kalau ada, coba bawa buktikan lewat hukum,” ujar Hotman Paris. “Karena saya baru dibayar setengah ini,” selorohnya saat konferensi pers tersebut.

Ketika wartawan menanyakan kenapa postingan yang termuat foto Haikal Hasan diturunkan dari akun remi medsos JNE, Hotman mengatakan, “Sekarang kan situasi politik masih panas, jadi tidak ada salahnya di-take down.”

“Kalau hanya ulang tahun lalu ada ucapan selamat ulang tahun terus ada hubungannya dengan teroris, itu kelewatan. Saya juga kalau saya ulang tahun, mantan-mantan saya mengucapkan selamat ulang tahun, masa saya masih ada hubungannya dengan dia,” jelas Hotman.

Hotman menekankan bahwa pemilik JNE ini orang Chinese beragama Kristen, tidak ada hubungannya dengan teroris.

“Kalau ada hubungannya dengan teroris, tak mungkin dia jadikan orang Chinese (peranakan Tionghoa, red.) sebagao direktur keuangan, aktif lagi di gereja,” imbuh Hotman.

Dijelaskan pula mengenai foto Hanny Kristanto yang berfoto bersama pentolan ormas radikal FPI Rizieq Shihab, Hotman menegaskan bahwa Hanny Kristanto bukan bagian dari JNE.

Wartawan juga sempat menanyakan apakah ada unsur persaingan bisnis di balik beredarnya isu panas ini.

Hotman menjawab bahwa pihak JNE masih berbaik hati tidak langsung menempuh jalur hukum, melainkan dengan memberikan klarifikasi terbuka seperti konferensi pers saja dulu.

Dari bisik-bisik “orang dalam JNE” mengapa Hotman Paris langsung dihubungi untuk menjadi kuasa hukum JNE, SintesaNews.com sempat menguping.

“Kalau kita gak pakai Hotman Paris, nanti pihak pesaing kita yang pakai dia,” bisik seorang berseragam JNE pada rekannya.

Baca juga: Awas! Jangan Sebar Postingan Sudutkan JNE, Hotman Paris Somasi Terbuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here