Bocil 15 Tahun Psycho, Tendang Motor Hingga 2 Siswa Tewas

Penulis: Langit Quinn

Seorang pelajar usia 15 tahun ngebu*uh dua siswa lain dengan cara menendang motornya.

Kedua korban, Denis Pratama (14) dan Wisnu Pirmansyah (14) memang sedang berboncengan, jadi begitu motornya ditendang oleh pelaku, RP (15), motornya jatuh dan kedua korban pun meninggal.

Korban tendangan maut ini adalah dua siswa yang berasal dari MTs Bojongjati di Kecamatan Cijat, Cianjur.

RP adalah siswa yang menjadi pelaku. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (12/9) siang.

Awalnya kedua korban yang bersekolah di MTs Bojongjati hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di sekitaran Jalan Desa Bojonglarang, terdapat enam orang siswa dari SMP PGRI Cijati yang juga pulang sekolah dengan berjalan kaki.

Saat kedua korban melintas, tiba-tiba salah seorang pelajar SMP berinisial RP (15) menendang sepeda motor korban hingga terjatuh

RP memang siswa yang ada psiko-psikonya kayaknya, ia disebut kerap melakukan penjegalan dan teror sebelum akhirnya menendang sepeda motor yang dikendarai Denis Pratama dan Wisnu Pirmansyah.

Bahkan kedua korban, dan siswa lain yang kerap dijegal hingga diteror pelaku, sempat enggan untuk bersekolah lantaran takut terhadap pelaku dengan aksi penjegalannya.

Andri Setiawan, paman korban Denis, mengungkapkan sebelum aksi yang mengenaskan tersebut, keponakannya kerap mengalami penjegalan saat pulang sekolah.

Menurutnya aksi penjegalan itu terjadi sejak Denis duduk di bangku kelas 1 MTs atau sudah selama setahun terakhir.

Menurutnya saat menjegal tersebut pelaku juga kerap nyaris memukul korban. Namun korban selalu berhasil lolos dari aksi penjegalan tersebut.

“Setiap pulang itu pasti dijegal. Tapi tidak pernah kena, selalu berhasil lolos. Tidak hanya ke keponakan saya, tapi ke siswa lain juga begitu, selalu dijegal di jalan oleh pelaku,” tuturnya.

Dia menuturkan seringnya aksi penjegalan tersebut membuat Denis dan beberapa siswa enggan untuk sekolah.

“Keponakan saya sempat bilang tidak mau sekolah, karena takut dijegal atau dicegat saat pulang. Tapi akhirnya mau sekolah lagi dengan dijemput kakaknya saat pulang,” kata dia.

Menurutnya aksi penjegalan itu sudah dia dan keluarganya sampaikan kepada pihak sekolah. Namun aksi pelaku terus berlanjut hingga akhirnya terjadi peristiwa penendangan yang menyebabkan Denis dan seorang temannya meninggal dunia.

Gua ga ngerti deh sama sekolahannya, entah sudah diberi peringatan atau belum, tapi melihat sampai ada yang meninggal kayaknya sih belum, atau mungkin cuma dikasih peringatan ringan yang gak bikin pelaku jera.

Mustinya dikeluarin aja dari sekolah kalau sudah setahunan mah. Masa iya ortu tuh anak juga ga dipanggil. Masih remaja nakalnya udah kelewatan sampe menghilangkan nyawa orang. Psiko, mustinya dibawa ke dokter jiwa 🥴

Nyenyenyenyenye…🥴

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here