Farwiza Farhan, Sosok Perempuan Aceh, Pejuang Lingkungan

SintesaNews.com – Farwiza Farhan, seorang perempuan dari Aceh yang beberapa tahun ini getol menjaga lingkungan hidup di Indonesia, Aceh khususnya, tahun ini masuk sebagai salah satu sosok inspiratif dalam daftar TIME100 Next 2022 kategori Leaders.

Farwiza merupakan aktivis lingkungan yang fokus pada konservasi hutan di Kawasan Ekosistem Leuser, Sumatra. Kepeduliannya adalah menjaga ekosistem hutan agar hewan-hewan yang terancam punah seperti badak dan harimau masih bisa hidup bebas di alam.

Farwiza, yang mendapat gelar Sarjana Biologi Kelautan dari Universiti Sains Malaysia, bekerja melindungi, mengkonservasi, dan melestarikan hutan.

Dirinya aktif di Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), organisasi non-profit yang berfokus pada tata kelola lahan dan hutan di Aceh.

Fawriza melawan eksploitasi dan ekspansi yang mengancam ekosistem Leuser. Fokus utama adalah kebijakan dan advokasi. Konservasi hutan menurutnya harus melibatkan komunitas setempat.

Perempuan kelahiran Banda Aceh, 1 Mei 1986 juga pernah bekerjasama dengan Leonardo Dicaprio, saat aktor kawakan Hollywood itu mengunjungi Aceh pada 2016 untuk membuat film dokumenter “Before the Flood”.

Konsistensinya dalam perjuangan pelestarian hutan membuatnya diapresiasi dunia internasional. Ia meraih berbagai penghargaan, seperti Whitley Awards 2016, pemenang 2021 Pritzker Emerging Environmental Genius Award, dan National Geographic Wayfinder Award 2022.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here