Food Estate Jabar Berpotensi Sukses, Paguyuban Putra Pasundan Motekar Dukung Penuh

Petani.

SintesaNews.com – Presiden Jokowi telah mencanangkan program pengembangan Food Estate atau lumbung pangan sebagai cadangan logistik strategis pertahanan negara. Program itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan ketersediaan suplai pangan, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini. Program ini mulai dijalankan di Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, NTT, dan Jawa Barat.

Ketua Paguyuban Putera Pasundan Motekar Ardhi Mahardhika mendukung pemerintah dalam menjalankan program Food Estate di Jawa Barat, karena selain lahan yang memang di kategorikan tanah yang subur dan juga infrastruktur yang sudah terbangun dengan memadai di antar propinsi.

“Sangat sekali mungkin bahawa Food Estate di Jabar dapat dikelola secara profesional,” kata Ardhi.

“Menurut saya di era saat ini swasembada pangan dan ketahanan pangan merupakan hal yang sangat urgent dan harus dijalankan pemerintah, sehingga kita bisa menjadi basis ketahanan pangan Asia atau bahkan dunia,” tambahnya.

Maka dari itu Ardhi mengimbau dan mengajak masyarakat Jawa Barat untuk turut aktif menggaungkan program Food Estate yg berkelanjutan di Jawa Barat.

“Dan saya yakin Itu dapat terealisasi dengan baik karena akses bandara, pelabuhan dan tol sudah layak untuk Jawa Barat menjadi sentral Food Estate di pulau Jawa, mungkin bisa kita sebut daerah Indramayu yang dekat sekali jaraknya dengan pelabuhan Patimban atau Sumedang dengan akses 3 tol,” ujar Ardhi.

Sejauh ini ada lima kabupaten di Jabar yang memiliki potensi untuk dijadikan wilayah food estate di Jawa Barat.

Lima kabupaten itu yakni Kabupaten Indramayu, Sumedang, Majalengka, Subang dan Karawang. Di Kabupaten Indramayu terdapat satu desa yang berpotensi dijadikan kawasan food estate yaitu Desa Cikamurang tang berada di Kecamatan Terisi.

Di Kabupaten Sumedang juga ada satu desa yang berpotensi dijadikan kawasan Food Estate yaitu Desa Ujungjaya yang berada di Kecamatan Ujungjaya. Hal sama juga ada di Kabupaten Majalengka yang memiliki satu desa potensial yakni di Desa Mekarjaya yang berada di Kecamatan Kertajati.

Sementara di Kabupaten Subang, ada empat desa yang berpotensi dijadikan kawasan food estate yakni Desa Menyingsal yang berada di Kecamatan Cipunagara, Desa Sumurbarang yang ada di Kecamatan Cibogo, Desa Kiarasari yang berada di Kecamatan Compreng, dan Desa Bojongkeding yang berada di Kecamatan Tambakdahan.

Terakhir di Kabupaten Karawang terdapat empat kecamatan potensial untuk dijadikan kawasan food estate yakni di Kecamatan Pangkalan, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kecamatan Tegal Waru, dan Kecamatan Ciampel.

Baca juga:

Densus 88, TNI dan BIN Buru Teroris, Kementerian Pertahanan Bikin Kebun Singkong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here