GBN Ngaji Pancasila, Istighotsah dan Doa untuk Bangsa Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Seluruh Rakyat Indonesia

GBN Ngaji Pancasila, Istighotsah dan Doa untuk Bangsa, Dukung Penuh Vaksinasi Covid 19, Serukan Jaga Kampung Desa dari Corona dan Bahaya Laten FPI HTI Intoleransi radikalisme terorisme.

Penulis: Zuhrotun Samawiyah

Alhamdulillah hari ini Sabtu 26 Juni 2021 Organisasi Kemasyarakatan Lintas Agama, Suku dan Budaya GBN (Garda Benteng Nusantara) kembali mengadakan kegiatan Ngaji Pancasila, Istighotsah, dan Doa untuk Bangsa.

Acara kali ini digelar di Pendopo Tlasih 87 yang berlokasi di Puri Kabupaten Mojokerto – Jawa Timur berlangsung dengan khidmat, aman, lancar, dengan mematuhi protokol kesehatan, pengecekan suhu tubuh setiap peserta, dan pembatasan peserta yang terbatas.

-Iklan-

Hadir dalam acara adalah para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Budayawan Mojokerto dan Para Pendiri serta pengurus pusat GBN, antara lain Abah Drs. Akhmad Baidhowi MTS, Ki Wiro Kadek, dll.

“Jika dahulu dari Bumi Mojopahit (kini Kabupaten Mojokerto) lahir Sumpah Amukti Palapa oleh Patih Gajah Mada yang ingin menyatukan nusantara, maka di hari ini GBN Ngaji Pancasila, Istighotsah dan Doa untuk Bangsa berharap agar GBN menjadi wadah bagi segenap tumpah darah Nusantara untuk senantiasa bersatu berjuang bergerak berkhidmat bermanfaat untuk negeri,” tutur Abah Baidhowi dan Ki Wiro Kadek selaku para pendiri GBN.

GBN yang merupakan organisasi Kemasyarakatan yang baru terbentuk 1 Juni 2021 adalah wadah bagi segenap tumpah darah Indonesia untuk bersama-sama menggelorakan kembali semangat cinta tanah air, membumikan nan mengangkasakan Pancasila, merajut kembali Persatuan Kesatuan yang beberapa tahun terakhir tercabik-cabik, serta menyalakan api Nasionalisme dan Kebangsaan.

“Garda Benteng Nusantara terbuka bagi seluruh anak bangsa Indonesia dari agama manapun, suku apapun tanpa membedakan satu sama lain, Bersama-sama kita ikut menjaga bangsa negara dengan spirit sumpah pemuda, bela negara dan bergandengan tangan kita menjaga, merawat melestarikan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI HARGA MATI, UUD 1945 serta merawat tradisi Budaya Nusantara,” tutur AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) selaku Ketua Umum GBN Garda Benteng Nusantara.

Kegiatan “Ngaji Pancasila, Istigotsah, dan Doa untuk Bangsa” GBN (Garda Benteng Nusantara), Mojokerto, Jawa Timur, 26/06/2021.

Gus Wal selaku ketum GBN juga mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung penuh program Vaksinasi Covid-19 agar kondisi bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke lekas pulih dan normal seperti sedia kala. Tak perlu kita ikuti para tokoh yang menyebarkan hoax terkait covid-19 dan menolak vaksin covid-19. Kita harus percaya apa yang dilakukan oleh negara dan pemerintah melalui program Vaksinasi Covid-19 ini, adalah cara yang terbaik bagi bangsa Indonesia agar lekas pulih dan normal serta mengedepankan kesehatan keselamatan rakyat Indonesia.

Gus Wal juga menyampaikan agar bangsa Indonesia bersatu mendukung Vaksin Nusantara yang dinilai lebih aman dan efisien, lebih meringankan kas negara dan membuat bangsa Indonesia bangga bisa sejajar dengan negara negara Eropa, Amerika Serikat dan China dalam upaya pemulihan kesehatan dunia yang terjangkit pandemi covid-19 ini.

Gus Wal Juga menyerukan kepada Masyarakat Indonesia agar lebih peduli terhadap tetangga di masa pandemi covid-19 ini. Jika ingin bershodaqoh dan bersosial untuk lebih mengedepankan tetangga terdekatnya yang berada di bawah garis kemiskinan alias pra sejahtera. Jangan mendonasikan uang untuk Palestina ataupun yang lainya. Yang Fardhu Ain itu menghormati dan membantu tetangga terdekatmu, jangan mendahulukan membantu Palestina ataupun yang lainya. Itu sunnah atau paling banter Fardhu Kifayah karena negara kita pun sudah membantu Palestina, juga sudah dibantu PBB lewat lembaga-lembaganya.

Gus Wal juga meminta agar menggalakkan gerakan belanja di warung toko milik tetangga. Kita tahan dulu belanja di minimarket-minimarket modern itu. Kuatkan ekonomi masyarakat desa dan UMKM.

Selain itu GBN Juga menyerukan Gerakan Jaga Kampung Desa dari Corona dan bahaya laten intoleransi radikalisme terorisme demi anak cucu kita kelak dan Nasionalisme dan Kebangsaan. “Karena itulah masa depan,” tutup Gus Wal.(zs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here