Ibu Iriana Menyapu Halaman, Nia Tak Bisa Kupas Salak, Istri Pasha Ungu Tak Diizinkan ke Dapur

Penulis: Langit Quinn

SintesaNews.com – Apa kabar netizen? Makin gendeng…, eh gimana-gimana? Apakah kalian masih terheran-heran dengan Nia Ramadhani yang tidak bisa mengupas salak? Lupa kapan terakhir dia cuci piring? Atau tak bisa goreng telur karena takut terciprat minyak?

Warbyasa memang! Kalau orang-orang terlahir dengan sendok emas di mulutnya dan mengaku tak bisa melakukan hal-hal di atas sih udah biasa banget. Karena memang dari orok udah kaya raya. Tapi kalau orang yang terlahir biasa-biasa saja dan mengaku tak dapat melakukan hal di atas. Wow! Emenjing!

Padahal Nia itu sewaktu baru masuk keluarga besar Bakrie mengaku kebingungan ketika diajak makan ke resto mewah, karena saat makan, di atas meja telah tersaji banyak sendok dengan fungsi masing-masing.

Nia yang memang berasal dari keluarga biasa dan makan pun seperti kebanyakan orang pada umumnya, mengaku tak mengetahui cara menggunakannya.

“Lah ini makan dibawa ke restoran yang sendoknya banyak. Nah itu gua belum hafal, tapi sekarang alhamdulillah gua sudah belajar,” katanya saat di acara Ngopi Dara saat itu.

“Gua bingung itu sampai akhirnya gua, ‘Nat, Nat ini yang mana sendoknya. Kenapa banyak banget?’ Akhirnya dikasih tahu gitu,” sambungnya.

Yahahahaha, Nia yang tak bisa ngupas salak, lupa kapan cuci piring dan tak bisa goreng telur, kok kalah sama saya.

Bahkan ia sering dibully ‘kampungan’ oleh suaminya sendiri ketika pertama kali menginjakan kaki di negara-negara yang ia kunjungi, karena perilakunya.

Saat pertama kali naik privat jet-pun dia bingung cara memutar kursi. Tapi lama-kelamaan ia beradaptasi dengan keluarga Bakrie. Dan belajar banyak hal. Kecuali belajar ngupas salak, dan goreng telur mungkin ya.

Orang-orang kaya baru (OKB) konon katanya kebanyakan semacam memiliki dendam sosial, sehingga terkadang memang ‘sombong’, karena takut kembali lagi berada di bawah, sebab untuk nanjak ke atas itu sulit. Eh, ini bukan untuk Nia.

Lain lagi dengan istri Pasha Ungu, Adelia Pasha, yang mengatakan dirinya tak diijinkan oleh sang suami untuk ke dapur, karena takut kecipratan minyak.

Lalu apa kabar dengan perempuan nomor satu di negara ini, Ibu Iriana Jokowi? Yahahahahaa…, membandingkannya dengan mereka saja ndak berani saya.

Kesederhanaanya sungguh luar biasa dan tak ada bandingnya. Padahal jika mau, ia tinggal ongkang-ongkang kaki saja di istananya. Ngupas salak? Goreng telur? Bisa nyuruh dayang-dayang istana. Bila perlu disuapin sekalian.

Namun Ibu Iriana sangat berbeda dengan Nia Ramadhani maupun istri Pasha Ungu. Perempuan istimewa yang satu ini, masih saja menggunakan pesawat ekonomi. Ke manapun ia pergi, tidak mau dipepet paspampres. Ada jarak paling tidak.

Nia Ramadhani boleh saja lupa kapan ia mencuci piring setelah masuk dalam keluarga Bakrie, istri Pasha boleh saja tidak diizinkan ke dapur takut keciprat minyak, tapi perempuan sederhana nan tiada tandingannya ini ketika ada kesempatan malah masih saja nyapu halaman, dan tentu saja hal tersebut membuat paspampres tunggang langgang untuk menghentikan aksinya.

“Saya lagi senggang. Mosok ndak boleh nyapu?” protesnya.

Atau saat Kaesang nge-vlog 2017 lalu, di saat Kaesang melakukan sesi tanya jawab dengan kakaknya, Kahiyang dan Boby, Ibu Iriana merecoki mereka di sela-sela obrolan ketiganya.

Kaesangpun mengajak Ibunya untuk nimbrung.

Kaesang: Ibu kalau mau masuk video duduk di sini.
Iriana: Enggak, arep nyapu dulu. 
Kaesang: Nyapu ya gapapa, nyapu saja.

Jadi kesimpulannya, jika para Sintesas! mau belajar jadi perempuan istimewa, maka belajarlah dari Ibu Iriana, lebih mudah dipelajari hal-hal yang beliau lakukan. Sudah menjadi perempuan nomor satu di negara ini, tapi tetap sederhana. Atau justru malah sulit?

Kalau dari Nia atau istri Pasha, terlalu sulit! Eh, atau malah gampang? Ya mosok kalian mau belajar pura-pura ndak bisa ngupas salak, pura-pura lupa kapan terakhir cuci piring, atau bikin status di medsos pura-pura tak diizinkan oleh sang suami ke dapur, takut minyaknya terciprat ludahmu, eh! Sudah ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here