Ibukota Amerika Serikat dalam Status Darurat Virus Corona

Walikota Washington DC Muriel Browser. Photo: NBC4 Washington

SintesaNews.com – Ibukota Amerika Serikat Washington D.C. kini berada di bawah keadaan darurat dan darurat kesehatan masyarakat. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah kasus virus corona pada hari Rabu.

Kekhawatiran seputar wabah telah mendorong sejumlah pembatalan acara besar atau perubahan jadwal, dan tempat ibadah setempat juga menyesuaikan bagaimana layanan diadakan.

Selain Washington DC, di Maryland dan Virginia saat ini ada lebih dari dua lusin kasus COVID-19 yang dikonfirmasi laboratorium, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus¬†yang muncul akhir tahun lalu dan sekarang telah menginfeksi lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan hari Rabu bahwa mereka menganggap wabah global sebagai “pandemi.”

Berbicara pada konferensi pers Rabu sore, Walikota Washington DC Muriel Bowser mengatakan pengumuman kedaruratan ini sebagian besar bersifat administratif dan memungkinkannya untuk lebih mudah meminta bantuan federal dalam situasi bencana sehingga bisa melakukan karantina medis.

“Saat ini ada 10 kasus coronavirus yang dikonfirmasi di laboratorium di D.C. (Washington),” kata Dr. LaQuandra Nesbitt, direktur D.C. Public Health. Ini berarti ada peningkatan enam kasus baru di sana.

“Kasus-kasus baru menunjukkan bahwa penularan coronavirus dari orang ke orang sedang terjadi, termasuk dua orang yang terjangkit COVID-19 tapi belum bisa diidentifikasi,” kata Nesbitt.

Enam kasus baru termasuk seorang pria berusia 59 tahun dengan riwayat perjalanan ke negara level 3, seorang perempuan berusia 58 tahun yang menghadiri konferensi di Washington DC, seorang pria berusia 39 tahun dengan riwayat perjalanan ke negara tingkat 3, seorang pria berusia 24 tahun tanpa paparan (belum diketahui terpapar virus dari mana), seorang perempuan berusia 59 tahun yang diketahui kontak dari orang yang terpapar virus sebelumnya, dan seorang wanita berusia 69 tahun tanpa paparan.

Sebelumnya Rabu, pemerintah D.C. mengeluarkan sebuah imbauan yang merekomendasikan semua “pertemuan massa yang tidak penting” di atas 1.000 orang ditunda atau dibatalkan hingga 31 Maret, dan penyelenggara harus mempertimbangkan kembali semua kegiatan yang akan dihadiri banyak orang.

Berbicara di konferensi pers, Nesbitt menegaskan kembali bahwa imauan dari departemen kesehatan hanya memberikan rekomendasi. “Ini adalah situasi yang berkembang pesat,” katanya.

Nesbitt menambahkan bahwa jika ada penularan virus pada komunitas, akan dilakukan tindakan lebih lanjut dari pemerintah.

Walikota Washinton DC Muriel Bowser menambahkan juga, “Pertemuan yang lebih kecil, jika tidak penting, juga harus dipertimbangkan kembali.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here