Lebaran Bersama Dhita Ayu Kinantari, Miss Hijab Sosial Indonesia 2021

Dhita Ayu Kinantari, Miss Hijab Sosial Indonesia 2021

Penulis: Wandi Ruswannur

Bagi Dhita Ayu Kinantari Dewie Sumarno, Miss Hijab Sosial Indonesia 2021, momen hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, dimanfaatkan untuk pulang kampung bertemu keluarga dan sanak saudara.

“Tahun ini, saya pulang kampung ke rumah Oma Opa (kakek-nenek) dari Papa di Kampit, Manggar, Belitung Timur. Masih satu pulau dengan rumah Mama Papa. Dari rumah saya ke rumah Oma Opa kurang lebih sekitar 1 jam. Adapun untuk keluarga Mama di Lampung, Insya Allah kesana tahun depan. Mohon doanya,” ucapnya kepada SintesaNews.com, Kamis (05/05/2022).

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas YASRI mengatakan, momen yang paling berkesan saat pulang kampung adalah disaat ketemu keluarga besar terutama dari Papa. Karena hanya pas lebaran ini semua keluarga kumpul saling maaf-maafan dan bercerita satu sama lain.

“Untuk keluarga mama karena jauh di Lampung jadi cuman bisa via telpon aja. Tapi gak apa-apa yang penting masih bisa berkomunikasi dengan baik walaupun jauh,” kata pemilik selempang Miss Hijab Bangka Belitung-2 2021, Dayang Intelegensia dan Favorit Belitung Timur 2017 serta Dayang Kecamatan Manggar 2017.

Selain itu, gadis yang hobinya nonton film dan menulis cerita ini juga menyampaikan, spesialnya tahun ini, mudik sudah diperbolehkan jadi melihat orang-orang mudik di berita itu benar-benar ikut merasakan.

“Saya merasakan bahagia juga, setelah sekian lama, akhirnya bisa berkumpul bareng keluarga lagi,” tutur putri dari bapak Sumarno dan ibu Anika Dewi.

Ditanya perihal makanan dan minuman lebaran yang dihidangkan, Dhita menyebut ada sambal goreng, rendang, sate, opor ayam, bakso dan untuk makanan ringannya, selain ada kue lebaran biasanya juga ada bolu dan pudding. Ditambah minuman teh kotak, minuman soda dan es melon yang dijadikan minuman wajib dihari pertama lebaran.

“Semoga di hari raya Idul Fitri tahun ini kondisi Indonesia terus membaik. Apa yang menjadi tradisi yang baik tetap harus terus dijaga dan dipertahankan. Serta kesalahan-kesalahan yang lalu semoga dimaafkan,” imbuh peraih juara lomba Penulisan Cerita Rakyat Belitong 2017, Best Sosmed Fashion Show Budaya Kepulauan Babel 2018 dan Field Commander Terbaik Provinsi Babel 2016.

Gadis kelahiran Bantul tahun 2001 ini mengagendakan selepas Idul Fitri, akan mempersiapkan sosialisasi dengan beberapa pihak secara offline maupun online tentang pentingnya peran wanita di era modern dalam berhijab.

“Mohon doanya, semoga tidak ada hambatan lagi dan bisa terlaksana dengan baik. Sekaligus saya juga akan membantu dalam persiapan untuk acara pemilihan Miss hijab Indonesia serta gencar mempromosikannya, supaya semakin banyak wanita berhijab yang bisa menginspirasi satu sama lain,” pungkasnya dengan optimis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here