Oposisi Mulai Incar Posisi Ketua RT/RW, Pemilihan Bermasalah Tak Demokratis, Tak Seusai Aturan

Penulis: Erri Subakti

SintesaNews.com – Apa yang dikhawatirkan terjadi. Kekalahan secara politik nasional, 2 periode berturut-turut yang dialami pihak oposisi pemerintah, membuat kelompok oposisi semakin gelap mata untuk meraih dukungan rakyat di Pemilu dan Pilpres 2024.

Belum lama ini beredar broadcast di grup-grup WA mengenai pihak oposisi yang akan merebut posisi ketua-ketua RT. Dan tentu saja praktek-praktek rekayasa politik dan mengangkangi aturan layaknya Pilkada dan Pemilu pun terjadi. Banyak pemilihan ketua RT/RW yang dilakukan tidak demokratis, bahkan diam-diam, tau-tau sudah selesai, RT yang terpilih diduga berkongkalikong dengan pihak kelurahan.

Seperti yang terjadi di RT 006 RW 08 Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur. Terjadi perselisihan atas pemilihan Ketua RT yang tidak berjalan secara demokratis, dan tidak sesuai dengan aturan-aturan dari Pergub DKI Jakarta.

Sayangnya pihak kelurahan bukan melakukan pemilihan ulang sesuai aturan di Pergub DKI, malah membuat perselisihan itu di ranah abu-abu dan cenderung memihak RT yang terpilih tanpa proses demokrasi yang benar.

Perselisihan atas proses pemilihan Ketua RT yang tidak demokratis dan tak sesuai aturan Pergub tak hanya terjadi di satu RT saja. Di kelurahan yang sama juga RT lain mengalami konflik serupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here