Pesan untuk Adik-adik Mahasiswa yang Masih Takut Hilang Tupperware Emaknya

Penulis: Anonim

Sebuah testimoni dari seorang mantan aktivis PRD (Partai Rakyat Demokratik).

Demo belakangan ini emang kacau banget sih. Kelihatan banget ditunggangi. Jaman kami demo dulu mana ada merusak fasilitas publik. Yang kita bakar paling pos polisi, mobil/truk militer dan kantor Golkar 😅 waktu jaman anti militerisme dan Orba.

Kalau dalam pandangan saya memang keadaan ekonomi dan industrialisasi kita gak berkembang. Jadi butuh banget memang kebijakan yang memudahkan industri berkembang. Di tengah masyarakat butuh pekerjaan. Agak sulit mengharapkan kenaikan gaji dan fasilitas buruh meningkat saat ini.

Dalam Pemilu lalu aja saya sadar kok semua orang ternyata yang dicari uang ketika mau terlibat proses kampanye/jadi tim caleg. Hampir kebanyakan orang tidak mau kerja gratis, Pendeta sekalipun.

Aku bukan lagi model aktivis kiri tempo dulu yang heroik membela rakyat. Bahwa kesadaran dan perilaku korupsi pun terjadi kok di tengah masyarakat.

Ya kita kasih kesempatan aja dulu UU ini bekerja.

Jokowi sadar harus buka lebih banyak lowongan pekerjaan dan industri usaha agar massif.

Organ kiri kalau sekarang cuma bisa demo aja gak akan bisa lagi menarik simpati rakyat. Membosankan cuma propaganda. Aku aja jenuh lihatnya.

Metode demo itu efektif ketika mendobrak demokrasi. Kalau sekarang kurang efektif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here