Petinggi ACT Diduga Hidup Mewah dari Limpahan Uang Sumbangan Umat

SintesaNews.com – Pendiri dan pengelola Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ditengarai menggunakan dana umat untuk kepentingan pribadi.

Dilansir dari Majalah Tempo, Ahyudin, pendiri dan mantan Presiden ACT, ditengarai menerima gaji sebesar Rp 250 juta per bulan.

Kemudian pejabat senior vice president menerima Rp 200 juta/bulan, vice president dibayar Rp 80 juta/bulan, dan direktur eksekutif mendapat Rp 50 juta/bulan.

Para petinggi yayasan ini juga menerima fasilitas kendaraan dinas menengah ke atas seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, dan Mitsubishi Pajero Sport.

Bukan hanya itu, Ahyudin juga secara leluasa memakai dana organisasi untuk membayar uang muka rumah dan pembelian furnitur buat istrinya.

Kedermawanan orang Indonesia merupakan pasar luas bagi kegiatan penggalangan dana. Namun para petinggi lembaga pengumpul sumbangan menjadi penikmat lain besarnya uang donasi.

Di sisi lain, pernah terungkap dari jejak digital, ACT mendukung kelompok pemberontak di Suriah. Alih-alih menyalurkan bantuan kemanusiaan, ternyata disalurkan hanya untuk ke pihak pemberontak Suriah, organisasi teroris ISIS.

Sepak terjang ACT di Suriah adalah menyokong IHR milik Bachtiar Nasir yang membantu ISIS di sana. Terbukti dari ditemukannya bantuan-bantuan IHR di kamp pemberontak Suriah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here