Rumah Visi Indonesia Selenggarakan Pelatihan Wirausaha Menyongsong Pemulihan Ekonomi Nasional

SintesaNews.com – Menyongsong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Rumah Visi Indonesia bekerja sama dengan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP)  Kementerian Ketenagakerjaan RI melaksanakan kegiatan Pelatihan Entrepreneur Pemuda selama 3 hari,  28-30 Agustus 2020, yang berlangsung di gedung BBPP Kemenaker, Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendorong para pemuda untuk mau memulai wirausaha agar bisa mandiri di saat ekonomi nasional diterpa dampak dari pandemi covid-19.

“Saat ini banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena dampak dari pandemi, karena itu kreativitas para pemuda sangat penting untuk membuka peluang-peluang kewirausahaan yang ada,” kata Drs. Joko Sulistio, M.Si, salah satu instruktur dari BBPP.

Kepala Seksi Pemberdayaan BBPP Herbert R. Lubis Herbert Rudolf Lubis, SE, M.Si mengatakan bahwa, “Untuk menjadi wirausahawan yang tangguh, diperlukan mental para pemuda yang berani mengambil risiko.”

“Kami melihat bahwa negara harus hadir tidak hanya memberikan bantuan-bantuan sosial (bansos) dalam menyelamatkan ekonomi masyarakat, tapi negara juga perlu hadir dalam pembinaan para pemuda untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan inspirasi agar berani menjadi wirausahawan, tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan kerja,” ujar Direktur Rumah Visi Indonesia Anton D. Hurung.

Kegiatan yang juga disponsori oleh Bank Mandiri ini merupakan tahap pertama yang akan berlanjut di bulan-bulan berikutnya.

Meski kegiatan dilakukan dengan tatap muka secara langsung, penyelenggara tetap melakukan protokol pencegahan pandemi covid-19 dengan kontrol yang ketat. Para peserta diseleksi kesehatannya dan menerapkan masker sejak dari mulai masuk gedung pelatihan di BBPP dan juga selalu mencuci tangan baik dengan sabun dan air atau pun dengan hand sanitizer.

Kegiatan Pelatihan Entrepreneur Pemuda Menyongsong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini menjadi momentum menggerakkan pemuda untuk bangkit dari keterpurukan akibat COVID 19 menuju pemuda tangguh dan mandiri.

“Diharapkan dari kegiatan seperti ini bisa tercipta pengusaha-pengusaha yang mampu berkontribusi pada perputaran ekonomi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional,” pungkas Anton saat penutupan kegiatan hari ini (30/8).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here