Sabrina Daniel: Indonesia Pembuang Makanan Terbesar Kedua di Dunia, 300kg per Orang

Penulis: Wandi Ruswannur

Bangka Belitung adalah salah satu Provinsi yang memiliki prestasi cukup baik di ajang Pemilihan Puteri Indonesia. Setelah Artika Sari Devi dan Sonia Fergina Citra berhasil membawa pulang mahkota Puteri Indonesia tahun 2004 dan 2018, kini “Bumi Laskar Pelangi” kembali menargetkan mahkota melalui wakilnya, Sabrina Daniel.

Perempuan bernama Sabrina Daniel adalah perwakilan Bangka Belitung di ajang Puteri Indonesia 2022. Berparas cantik menawan dan punya prestasi yang membanggakan, Sabrina pun banyak dijagokan oleh para pageant lovers untuk meraih gelar Puteri Indonesia 2022.

Salah satu yang di-advokasi gadis Lulusan Universitas Pelita Harapan jurusan Hubungan Internasional ini adalah program Zero Food Waste & Food Hunger. Dimana kelaparan pangan masih menjadi salah satu masalah terbesar di dunia, khususnya di Indonesia.

“Menurut Global Hunger Index (GHI), tingkat kelaparan Indonesia tertinggi ketiga di Asia Tenggara pada tahun 2021. Indonesia mendapat skor indeks 18 poin yang sudah di atas rata-rata global sebesar 17,9 poin. Meskipun angka tersebut telah menurun dalam 2 tahun terakhir (tingkat 2019: 20,1 poin) masalah ini masih membutuhkan perhatian lebih untuk memerangi kelaparan di Indonesia,” katanya kepada SintesaNews.com, Jumat (25/02/2022).

Menurut pemilik akun instagram @ssabrinabi menyampaikan, sebuah studi dari Economist Intelligence Unit, Indonesia adalah pembuang makanan terbesar kedua di dunia, membuang hampir 300 kilo gram makanan per orang setiap tahun.

“Sungguh sebuah fakta yang mencengangkan dan fakta yang sangat bertolak belakang antara food waste dan masalah kelaparan di Indonesia. Saya telah melihat bahwa banyak dari kita masih belum menyadari masalah ini. Karena itu saya ingin mengkampanyekan hal ini agar dampaknya lebih luas tentang bagaimana kita dapat mengurangi kelaparan tidak hanya dengan memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan tetapi juga menyelesaikan masalah lain pada saat yang sama,” tuturnya.

Dara yang hobinya Olahraga Boxing, Muaythai dan travelling ini menyebut bahwa Zero Food Waste adalah jawabannya karena dapat mengatasi 3 isu yang berbeda secara bersamaan, yaitu masalah sosial (kelaparan), masalah lingkungan (pemanasan global) dan masalah ekonomi (peningkatan PDB negara).

“Saat ini, saya sedang menjalankan juga kampanye #MakanBijaksana untuk mengundang semua menjadi pengelola makanan sendiri, membeli, makan, menyimpan, dan mendaur ulang dengan bijak.

Mantan Paskibraka Nasional 2013 percaya untuk mengatasi masalah ini harus berpikir besar, tetapi juga harus berpikir kecil dan bertindak kecil dan bersama-sama kita dapat mewakili gerakan yang akan membuat perubahan besar bagi semua orang.

“Semoga bisa membawa perubahan perilaku bagi masyarakat banyak yang mengarah pada food waste,” tuturnya.

Di luar itu, Sabrina terus mengkampanyekan bahwa Bangka Belitung sangat kaya dengan kekayaan alam bawah laut dan juga pariwisatanya, banyak sekali surga tersembunyi yang belum masyarakat tahu seperti Danau Pading dan juga pantai-pantai indah dengan batu-batu besar. Selain itu Bangka Belitung juga terkenal dengan toleransi masyarakatnya dengan suku yang berbeda namun semuanya bisa saling mendukung dan menghargai satu sama lain.

Gadis kelahiran 1996 ini mengajak generasi muda untuk jangan pernah takut untuk bermimpi. Bermimpilah setinggi tingginya dan berusahalah yang terbaik, dengan itu Tuhan pasti akan membuka jalannya, take every chance that God give you, do your best and God will do the rest.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here