PNIB Serukan Bersihkan MUI dari Teroris Radikalis dan ‘Talibanisasi’

SintesaNews.com – Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), Gus Wal mengecam keras adanya teroris radikalis dan yang berfaham serupa dengan ‘Taliban’ di MUI.

“Jika MUI hanya jadi pendukung gerakan radikalisme terorisme ataupun sarang teroris, MUI gak penting, bubarkan saja!” ujar Gus Wal.

Gus Wal juga menegaskan, “Sudah saatnya bersihkan MUI dari Taliban. Rombak total MUI atau bubarkan saja,” kecam Gus Wal.

AR. Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal)

Gus Wal meminta agar dilakukan upaya-upaya untuk mengaudit MUI beserta keuangannya.

“Jangan sampai uang hasil mengurus sertifikasi halal yang konon berbiaya sangat besar dipakai untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang berafiliasi kepada gerakan maupun faham ideologi radikalisme khilafah terorisme yang nyata-nyata sudah sah dan meyakinkan dilarang negeri ini,” tegas Gus Wal.

Sebelumnya, Gus Wal juga pernah mengingatkan bahwa jika MUI seperti saat Dien Syamsudin menjadi wakil ketua MUI meminta Densus 88 dan BNPT dibubarkan, maka yang layak bubar adalah MUI.

Dien Syamsudin memang saat menjabat sebagai wakil ketua MUI juga pernah mengeluarkan statement yang meminta Densus 88 dibubarkan.

“Hari ini mereka minta Densus 88 bubar, BNPT bubar, kalau mereka tidak ditindak tegas dan diadili, maka besok-besok mereka minta POLRI bubar, TNI bubar, negara bubar, kan celaka ini.
Jadi tidak ada pilihan lain bagi negara, pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindak siapapun yang meminta Densus 88 dan BNPT bubar,” jelas Gus Wal.

“Meskipun hanya sebuah celoteh, ocehan ataupun tulisan wacana yang mereka dengungkan untuk pembubaran DENSUS 88 dan BNPT ini tak bisa dibiarkan begitu saja, apalagi yang ngomong adalah seorang wakil ketua MUI, anggota DPR, bahkan pernah menjadi wakil ketua DPR,” ujar Gus Wal.

Baca: PNIB: Yang Minta Densus 88 dan BNPT Dibubarkan Perlu Ditangkap dan Diadili, Bahkan Jika MUI yang Minta, MUI yang Harus Dibubarkan

“Berapa banyak para teroris yang sudah ditangkap oleh Densus 88. Dan kita wajib mengapresiasi kinerja dan prestasi yang dilakukan oleh Densus 88 yang beberapa tahun ini selalu lebih dahulu menangkap para gembong jaringan teroris sebelum dapat meledakkan bom,” tegasnya.

“Kita tentunya sebagai rakyat Indonesia wajib mengapresiasi kinerja dan Prestasi Densus 88 Yang saat ini dipimpin oleh Irjen. Pol. Marthinus Hukom dan BNPT yang saat ini dipimpin oleh Komjen Pol. Dr. Boy Rafli amar, yang dimana saat ini Densus 88 dan BNPT masih istiqomah menjaga Rakyat Indonesia dan bangsa dari serangan serangan terorisme,” ujar Gus Wal.

Baca Kopi Pahit Gus Wal lainnya di sini:

1 COMMENT

  1. Setuju dibubarkan saja, otmas yg mengatasnamakan. Ulama ternyata bersimpati terhadap perjuangan Teroris yg niatnya makar dan sering bersuara miring terhadap upaya penegakan hukum dan pemberantasan teroris..!! MUI bersikap munafik…!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here