Ada yang Diusir dari Arab, Bikin Rugi Garuda

SintesaNews.com – Seorang yang masih berstatus WNI dideportasi (diusir) dari Arab Saudi atas pelanggaran izin tinggal karena visanya sudah mati lebih dari 2 tahun, akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta pagi ini.

Hal ini menyebabkan para pengikutnya berbondong-bondong ke bandara dan menyebabkan macet total. Kemacetan ini tentu saja berimbas pada mereka yang memiliki jadwal penerbangan hari ini menjadi tidak dapat terbang.

Kerugian masyarakat ini akhirnya ditanggung oleh Garuda Indonesia dengan memberikan refund bagi mereka yang gagal mencapai bandara.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membebaskan biaya penyesuaian jadwal penerbangan maupun refund tiket bagi penumpang yang terdampak kondisi kemacetan akses menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pagi hari ini.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, “Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran yang dialami penumpang. Untuk itu, Garuda Indonesia berkomitmen untuk selalu hadir bersama seluruh penumpang dengan menghadirkan sejumlah solusi bagi penumpang yang terdampak imbas kemacetan akses menuju bandara”.

Bagi para penumpang yang masih harus melanjutkan perjalanannya kami juga mempersiapkan opsi pengalihan jadwal keberangkatan ke penerbangan selanjutnya. Penerapan kebijakan fleksibilitas penyesuaian jadwal dan refund tiket mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Padahal di masa pandemi ini, Garuda Indonesia sudah mengalami kerugian yang besar.

Hingga kuartal 3 ini, Garuda Indonesia mencatat kerugian hingga Rp 15 triliun – sebuah angka kerugian yang massif.

1 COMMENT

  1. mengganggu, merugikan kepentingan orang banyak di hari itu hanya untuk sebuah sambutan…. emang begitu yg diajarkan ya..??? mengorbankan kepentingan oang banyak mengganggu kelancaran umum…. lebay habiissss..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here