Serah Terima Bantuan Jaringan Air Minum Pasca Bencana Adonara Tahap Kedua Kolaborasi BRI dan RVI di 3 Desa di NTT

Serah Terima Bantuan Jaringan Air Minum Pasca Bencana Adonara Tahap Kedua Kolaborasi BRI dan RVI di 3 Desa di NTT (22/10/2021).

SintesaNews.com NTT – Setelah berbulan-bulan masyarakat desa terdampak bencana di NTT kesulitan mengakses air bersih, akhirnya Bank BRI berkolaborasi dengan Rumah Visi Indonesia (RVI) melakukan serah terima bantuan jaringan air bersih di 3 desa, yaitu Desa Ilepati, kemudian dilanjutkan ke Desa Danibao dan Desa Tonuwoten, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.

Baca juga: Rumah Visi Indonesia Wujudkan Perbaikan Jaringan Air Bersih di Pedesaan Terdampak Bencana di NTT

Luput dari perhatian para pemangku kepentingan dalam membantu korban bencana alam banjir besar dan longsor di NTT adalah mengenai rusaknya jaringan air bersih untuk mengaliri desa-desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rumah Visi Indonesia (RVI) dengan assesment yang tepat melihat rusaknya jaringan air bersih untuk desa-desa di NTT adalah masalah yang paling mendasar bagi masayarakat. Karena air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia.

Baca: Rumah Visi Indonesia Hadir Kembali di Saat yang Tepat, Bersama BRI Berikan Bantuan Pipa Air Bersih untuk Desa Terdampak Bencana

Bukan hanya 3 desa di atas yang mendapatkan bantuan rehabilitasi jaringan pipa air bersih, sebelumnya Rumah Visi Indonesia juga menggandeng BUMN lain untuk kegiatan serupa. Sejauh ini sudah 9 desa yang dibantu rehabilitasi jaringan air bersihnya di desa-desa terdampak bencana di NTT.

Baca juga: Kolaborasi Rumah Visi Indonesia dan BUMN Serahkan Bantuan Jaringan Pipa Air Bersih di Desa Kawela, Kecamatan Wotan Ulumado

Direktur Rumah Visi Indonesia, Anton D. Hurung.

Direktur Rumah Visi Indonesia (RVI) Anton D. Hurrung mengatakan bahwa dari hasil assesment di desa-desa terdampak bencana di NTT bulan Juni lalu dan menemukan bahwa ada 11 desa yang luput dari perhatian. Padahal desa-desa ini juga terkena dampak dari bencana alam, yaitu rusak pipa-pipa jaringan air bersih yang dihantam banjir longsor dan di beberapa titik pipa-pipa air bersih hanyut terbawa banjir longsor,

“Kita melihat bahwa ada desa-desa yang terkena dampak yang paling mendasar yaitu tak ada lagi air bersih dari mata air yang mengaliri desa-desa di sana. Karena itu, RVI menjadi jembatan yang menggandeng BUMN untuk menghadirkan negara di masyarakat, terutama di pelosok-pelosok, yang kadang luput dari perhatian pemerintah,” jelas Anton.

Baca juga: 

Sinergi Rumah Visi Indonesia dan Bank BRI Serahkan Bantuan Jaringan Pipa Air Bersih di Desa-desa NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here