Banjir Longsor Kembali Landa Flores Timur, Ribuan Warga Masih Mengungsi di Tenda dan Posko Sementara

SintesaNews.com – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bencana Longsor Kembali Nyaris Tenggelamkan Desa di NTT, Tim Rumah Visi Indonesia (RVI) langsung bergerak turun ke lokasi guna melakukan assessment kebutuhan warga desa korban bencana.

Menurut Charles Koten, Koordinator RVI Flores Timur (Flotim), yang turun ke lokasi bencana, mereka segera menginvestigasi dampak yang ditimbulkan akibat banjir dan tanah longsor di desa Nawokote.

“Hujan deras sejak Jumat hingga Minggu, 3-5 September 2021, tiada henti mengguyur desa Nawokote yang terletak di bawah kaki Gunung Lewotobi. Hujan deras menimbulkan 8 titik longsor. Demi menyelamatkan diri masyarakat Desa Nawokote, terpaksa mengungsi di perbukitan dalam desa/kampong, dan ada juga warga mengungsi di rumah keluarga di Boru, Boru Kedang, Tabana, Hewa, Lewolaga bahkan ke Eko Dunga Kabupaten Sikka,” jelas Charles kepada SintesaNews.com ketika dihubungi melalui WA.

Bersama rekan-rekannya di Tim RVI Flotim mereka mengidentifikasi dampak dari bencana, antara lain:

1. Ada 1.107 jiwa yang kini mengungsi di 4 tenda pengungsian dan 2 posko bencana.

NO KETERANGAN JML KK

PENGUNGSI

JUMLAH JIWA PENGUNGSI
I. POSKO WOKOWOLO (DUSUN DUANG)

 

   
1. Tenda 1 15 KK 59 Jiwa
2. Tenda 2 19 KK 68 Jiwa
3. Tenda 3 14 KK 56 Jiwa
4. Tenda 4 3 KK 11 Jiwa
Total 51 KK 194 Jiwa
II POSKO BAWALATANG 164 KK 781 Jiwa
III POSKO KUMAEBANG 28 KK 132 Jiwa
JUMLAH 243 KK 1.107 Jiwa

 

 

2. Kesulitan Jaringan Air Bersih. Dampak banjir menimbulkan kerusakan pada jaringan air bersih dari sumber mata air menuju desa Nawokote.

OPAM (Organisasi Air Minum Desa) melakukan survei pada Selasa, 7 September 2021, guna mengidentifikasi kebutuhan air minum, yang bisa dipenuhi dari sumber mata air sekitar desa.

NO SUMBER MATA AIR KEBUTUHAN MASYARAKAT KEBUTUHAN STL SURVEY
1. Wai Puhe

(5 Km dari Desa)

Dusun Duang ·        Pipa 1 ½ dim (78 btg)

·        Watermur uk 1 ½ dim (30 btg)

·        Sok 1 ½ dim (30 bh

·        Semen (5 zak)

2. Wai Kisak Dusun Bawalatang Survey dilanjutkan setelah acara adat Rabu 8/9/2021
3. Wai Wulo Dusun Bawalatang Survey dilanjutkan setelah acara adat Rabu 8/9/2021

 

3. Kesulitan bahan makanan, air minum dan kebutuhan pokok

“Sampai Tim Lapangan dari RVI Kec. Wulanggitang, tiba di lokasi, belum ada bantuan baik dari Pemerintah atau pihak manapun. Lalu pada Selasa, 7 September 2021, Bupati Flores Timur didampingi BPBD Flores Timur, Camat Wulanggitang meninjau lokasi titik longsor,” kata Fredy Toby yang mendampingi Charles Koten di lapangan.

“Masyarakat masih bertahan di tenda pengungsian, karena masih takut akan terjadi hujan dan banjir susulan,” tambahnya.

Kebutuhan mendesak untuk pengungsi, sesuai pantauan Tim RVI di lapangan sebagai berikut:

NO KEBUTUHAN MASYARAKAT PENGUNGSI
1. Beras
2. Mie
3. Air Mineral
4. Minyak Tanah
5. Obat – obatan
6. Tarpal
7. Tikar

 

Baca juga:

Rumah Visi Indonesia Hadir di Lokasi Pengungsian Bencana Longsor di Flotim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here