Intelijen Antisipasi Ancaman Keamanan akibat Dampak Covid-19

Situasi sebuah pasar yang masih ramai di Jakarta saat sudah diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)

SintesaNews.com – Kabaintelkam Polri, diwakili oleh Direktur Keamanan Negara, Brigjen Pol. Dr. Umar Effendi, M.Si., mengungkapkan adanya risiko tindakan kriminal yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, sebagai dampak dari dari wabah virus corona.

Hal itu disampaikannya di Kantor Staf Presiden (KSP) dalam rapat koordinasi terkait Potensi Gangguan Keamanan selama Penanganan COVID-19, Rabu (15/4).

Turunnya daya beli dan meningkatnya PHK merupakan konsekuensi logis dari dampak pandemi COVID-19. Terutama menjelang Ramadhan diwaspadai munculnya ancaman stabilitas keamanan dan peningkatan kriminalitas.

“Isu keamanan termasuk hal yang KSP pantau. Meningkatnya angka pengangguran, misalnya, perlu diantisipasi agar dampaknya tidak menimbulkan konflik sosial dan keamanan,” ujar Plt. Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani.

Rapat ini diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi risiko peningkatan kriminalitas selama masa penanganan COVID-19. Selain itu juga memastikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat akan tetap terjaga selama masa pandemi ini.

“Potensi aksi anarkis dan kriminalitas selalu ada, terutama dalam situasi seperti ini. Untuk itu, kami sudah berkoordinasi hingga level Polsek agar terus melakukan pengawasan dan pembinaan,” kata Kepala Badan Intelijen dan Kemanan Polri Brigjen Pol Umar Effendi.

Pada rapat yang diselenggarakan secara virtual tersebut, Umar juga menegaskan bahwa pihak Kepolisian RI akan selalu berada di garda terdepan dalam menjamin keamanan masyarakat.

“Kami menggunakan pendekatan preventif dan persuasif dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat, serta membantu pemerintah mengawal distribusi program jaringan pengaman sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19,” lanjut Umar.

Saat ini, seluruh jajaran Polda di 34 provinsi bersama TNI sudah membuka dapur umum untuk masyarakat yang membutuhkan makanan. Polri juga sudah memberikan bantuan lebih dari 600 ribu paket kepada masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here