Ibu- ibu Ngutil Cokelat di Alfa, Pegawai Alfa Disuruh Minta Maaf

“Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial karena sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua yang telah merugikan Ibu Mariana.”

“Dan saya memohon maaf kepada Ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin dan Alhamdulillah hari ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap salah seorang pegawai Alfamart yang didatangi customer beserta pengacaranya dalam sebuah video.

Lha kok bisa?

-Iklan-

Ya bisa karena si Pencuri merasa dirinya horang kaya, sanggup bayar pengacara sementara coklat dan barang lain yang dicurinya harganya tidak seberapa.

Sayangnya beliau tidak melek teknologi, netizen lebih menyeramkan dari pada malaikat Rokib-Atib pencatat amal perbuatan.

Kita pasti tahu maling tangkap tangan kok malah balik mengintimidasi tuan rumah?

Si Ibu lupa bahwa dia tidak hanya berhadapan dengan pegawai yang dipandang rendah, tetapi sebuah perusahaan raksasa bernama Alfamart.

Tidak ada yang akan dipertahankan mati-matian oleh sebuah perusahaan selain system yang dijalankan. Alfamart pasti akan membela habis-habisan pegawainya yang memiliki keberanian.

Dan setiap perusahaan besar memiliki lawyer.

Andai di Jepang tidak akan ada pengacara yang berani membela tersangka pengutilan yang jelas tervideokan. 万引き manbiki atau shoplifter termasuk delik yang sangat berat dengan hukuman 10 tahun penjara atau denda 60 juta rupiah.

Bisa jadi mereka yang terkena kasus manbiki akan dilarang belanja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here